Authentication
306x Tipe PPT Ukuran file 2.11 MB Source: bahan-ajar.esaunggul.ac.id
CONTOH APLIKASI RM K3 DI INDUSTRI
MODUL ---WORK SHOP
110
NO NO RR RISK EVENT RISIKO INHERENT RISIK
Inhe rent Risk RESIDU
1 3 Keterlambatan izin perubahan status Cagar Alam HIGH RISK HIGH RI
Kamojang menjadi Taman Wisata Alam
Keterlambatan perizinan proyek Sungai Penuh (Izin
Mengubah Status dari Zona Rimba TNKS menjadi
2 5 Zona Pemanfaatan, Izin Pemanfaatan Jasa HIGH RISK HIGH RI
Lingkungan di TNKS, Izin UKL UPL di TNKS)
3 7 Keterlambatan perizinan IPPKH proyek Lumut Balai HIGH RISK HIGH RI
Cluster 17
4 9 Tidak terserapnya anggaran biaya investasi EXTREME HIGH RISK HIGH RI
pekerjaan EPCC di Lumut Balai unit 1&2
5 8 Keterlambatan pembebasan lahan untuk cluster 18 HIGH RISK MEDIU
di Lumut Balai RISK
6 11 Tidak terserapnya anggaran biaya investasi EXTREME HIGH RISK MEDIU
pekerjaan EPCC di Karaha RISK
7 17 Terlambatnya survey di Seulawah HIGH RISK MEDIU
idual Risk RISK
8 18 Terlambatnya survey di Lawu HIGH RISK MEDIU
Res RISK
9 1 Tidak tercapainya volume produksi di Lahendong HIGH RISK MEDIU
unit 1-6 RISK
10 12 Tidak terserapnya anggaran biaya investasi HIGH RISK MEDIU
pekerjaan EPCC PLTP Skala Kecil 5 MW Lahendong RISK
Keterlambatan perizinan proyek Hululais
11 4 (perpanjangan SIPPA WPS Air Karat, Danau Macan, HIGH RISK LOW RI
WPS Air Mubai dan WPS E, Izin Lokasi Cluster X)
12 13 Kecelakaan kerja HIGH RISK LOW RI
13 16 Bencana alam HIGH RISK LOW RI
14 2 Tidak tercapainya volume produksi di Ulubelu unit HIGH RISK LOW RI
1-4
15 14 Kerusakan/pencemaran lingkungan akibat kegiatan HIGH RISK LOW RI
proyek
16 15 Terganggunya kegiatan operasi-produksi karena HIGH RISK LOW RI
terjadinya gangguan sosial
Keterangan : 17 10 Tidak terserapnya anggaran biaya investasi HIGH RISK LOW RI
pekerjaan EPCC di Ulubelu unit 4
18 6 Keterlambatan perizinan proyek Lumut Balai unit HIGH RISK LOW RI
1&2 (Perpanjangan dan Retribusi SIPPA WPS 1&3)
Realisasi Mitigasi Bulan Desember Tahun
2017 (1 of 9)
Status Progres Status Keterangan
No. RISK EVENT Pelaksanaan Risiko Rencana Mitigasi
Mitigasi Fisik Residual
Keterlambatan 1.Koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan
Telah dilakukan koordinasi dengan Kementerian
izin perubahan Kehutanan untuk perubahan status menjadi Taman
status Cagar Wisata Alam Lingkungan Hidup & Kehutanan. Status saai ini
1. Alam Kamojang 2.Koordinasi internal dengan fungsi terkait dalam menunggu SK Alih Fungsi dari Menteri KLHK, perkiraan
menjadi Taman keluar IPJLPB untuk wilayah eksisting AG Kamojang
pemenuhan persyaratan penyelenggaraan pada Bulan Januari 2018.
Wisata Alam kerjasama
Dalam pengajuan IPJLB (ijin Pemanfaatan Jasa
Lingkungan Panas Bumi), diperlukan 3 persyaratan :
Keterlambatan •
Perubahan zonasi dari
perizinan proyek zona rimba ke blok
Sungai Penuh pemanfaatan.Perubahan zonasi untuk area yang
(Izin Mengubah direncanakan menjadi jalan akses masuk dari zona
Status dari Zona rimba ke Blok Pemanfaatan telah disetujui KLHK melalui
Rimba TNKS SK Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem No.
1.Koordinasi internal antara Sekper dan Project Manager
menjadi Zona untuk proses perijinan SK.495/KSDAE/SET/KSA.0/12/2017 tanggal 28
2. Pemanfaatan, 2.Koordinasi dengan PEMDA dan instansi lainnya terkait Desember 2017.
Izin dengan proses perijinan
Pemanfaatan •
Pengajuan ijin lingkungan, Status saat ini sedang
Jasa dilakukan pengumpulan data internal untuk AMDAL di
Lingkungan di Zona Pemanfaatan
TNKS, Izin UKL
UPL di TNKS) •
Tarif jasa lingkungan saat ini belum ada PP mengenai
tarif jasa lingkungan apabila ketiga persyaratan tersebuit
sudah terpenuhi, maka akan dilakukan proses pengajuan
IPJLPB.
Status Pelaksanaan Progress Status
Mitigasi : 0 ≤ X < 95% Fisik: Risiko: Extreme
Medium
www.pertamina.c 91% ≤ X < Terlambat High Risk Risk
Potensi Terlambat High Low
om 95% On Risk Risk
X ≥ 95% Schedule
Realisasi Mitigasi Bulan Desember Tahun
2017 (2 of 9)
Status Status
Progres Rencana Mitigasi Keterangan
No. RISK EVENT Pelaksanaan Risiko
Mitigasi Fisik Residual
Keterlambatan 1.Konsolidasi dengan aparat Pemerintah terkait proses IPPKH cluster 17, status menunggu revisi AMDAL yaitu
perizinan IPPKH IPPKH menindaklanjuti hasil rekomendasi dari Sidang I dengan
3. proyek Lumut 2.Pemenuhan dokumen-dokumen pendukung terkait Kementerian Lingkungan HIdup dan Kehutanan. Target
Balai Cluster 17 IPPKH submit dokumen AMDAL hasil revisi ke KLHK pada 18
3.Penyediaan anggaran perijinan Januari 2018.
Pengawasan intensif oleh PMC dan PGE terkait dengan
progres pekerjaan kontraktor EPCC dilakukan melalui
rapat mingguan dan bulanan.
Overall progress 59,11% dari rencana 89,97 % (-
30,87%).
Engineering 88,30% dari rencana 98,94% (-10,65%)
•
Procurement 63,85% dari rencana 98,47% (-34,62%)
•
Construction 31,38% dari rencana 70,14% (-38,75%)
•
1.Koordinasi internal antara Proyek Lumut Balai dan
Keterlambatan pada kegiatan konstruksi dikarenakan
Fungsi SCM terkait proses pelelangan EPCC Unit 2 kurangnya manpower dan management material yang
2.Koordinasi internal antara Proyek Lumut Balai kurang baik dari kontraktor
Keterlambatan dengan Fungsi O&E terkait dengan pekerjaan Engineering : Terdapat
pekerjaan EPCC •
4. engineering proses pergantian 38 Document ex
di Lumut Balai 3.Pengawasan intensif oleh PMC dan PGE terkait
unit 1&2 Hawkins dengan dokumen yang baru,
dengan progres pekerjaan kontraktor EPCC masih dalam proses revisi untuk dokumen tersebut oleh
4.Melakukan koordinasi dengan pihak PLN terkait kontraktor.
dengan kesiapan jaringan Procurement : Mobilisasi Main Equipment (Turbine,
•
Generator, Main Transformer) telah tiba di cluster C pada
Tanggal 25 desember 2017, Untuk procurement FCRS
terhambat dikarenakan pergantian pipa yang reject dan
keterlambatan fabrikasi equipment FCRS.
•Construction Progress construction mengalami
hambatan dikarenakan karena kondisi cuaca di area
Proyek Lumut Balai yang hampir setiap hari dalam
kondisi hujan, ini mengakibatkan terhambatanya
transportasi manpower, material dan pelaksanaan
ss F is ik :
Status Pelaksanaan Mitigasi : Progre k o n struksi.Status Risiko:
0 ≤ X < 95% rlambat Extreme High Risk Medium
Te Risk
www.pertamina.c 91% ≤ X < Potensi Terlambat High Low
om 95% On Risk Risk
X ≥ 95% Schedule
Evaluasi Residual
High Risk
No. RISK EVENT Risiko Risiko Keterangan Permasalahan yang muncul Evaluasi
Inherent Residual
Telah dilakukan koordinasi dengan Melakukan sosialisasi tentang
Keterlambatan izin Kementerian Lingkungan Hidup & kegiatan operasional Geothermal
perubahan status Cagar Kehutanan. Status saat ini Lamanya penerbitan SK Tim energy yang berwawasan
1 Alam Kamojang High High menunggu SK Alih Fungsi dari Terpadu untuk mengurus lingkungan sehingga Pemerintah
menjadi Taman Wisata Menteri KLHK, perkiraan keluar perubahan status dan masyarakat dapat mengetahui
Alam Risk Risk IPJLPB untuk wilayah eksisting AG dampak positif dan negatif dari
Kamojang pada Bulan Januari kegiatan operasional tersebut.
2018.
Dalam pengajuan IPJLB (ijin
Pemanfaatan Jasa Lingkungan
Panas Bumi), diperlukan 3
persyaratan :
Perubahan zonasi dari zona
rimba
ke blok pemanfaatan.Perubahan
zonasi untuk area yang
Keterlambatan dmasirencukan dakaari n z monena jarimdi ba ja lakn ae Bloksesk
perizinan proyek Sungai Pemanfaatan telah disetujui KLHK
Penuh (Izin Mengubah melalui SK Dirjen Konservasi SDA
Status dari Zona Rimba dan Ekosistem No. Pemilihan yang lebih selektif lagi
2 TNKS menjadi Zona High High SK.495/KSDAE/SET/KSA.0/12/201 Lamanya proses birokrasi dalam terkait konsultan yang akan
Pemanfaatan, Izin 7 tanggal 28 Desember 2017. pengajuan AMDAL ke KLHK. menyusun dokumen
Pemanfaatan Jasa Risk Risk (perijinan). AMDAL
Lingkungan di TNKS, Pengajuan ijin lingkungan, Status
Izin UKL UPL di TNKS) saat ini sedang dilakukan
pengumpulan data internal untuk
AMDAL di Zona Pemanfaatan
Tarif jasa lingkungan saat ini belum
ada PP mengenai tarif jasa
lingkungan apabila ketiga
persyaratan tersebuit sudah
w.p rtamina.co terpenuhi, maka akan dilakukan
w
w e m proses pengajuan IPJLPB.
no reviews yet
Please Login to review.