jagomart
digital resources
picture1_Bab21414181013


 11x       Tipe PDF       Ukuran file 0.24 MB       Source: sc.syekhnurjati.ac.id


Bab21414181013

icon picture PDF Filetype PDF | Diposting 24 Aug 2022 | 4 thn lalu
Berikut sebagian tangkapan teks file ini.
Geser ke kiri pada layar.
                                               8 
            
            
                            BAB II  
                        KAJIAN TEORETIK 
           A.  Konsep Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini 
             1. Definisi perkembangan fisik motorik 
                  Perkembangan  fisik  merupakan  hal  yang  menjadi  dasar  bagi 
              kemajuan  perkembangan  berikutnya.  Ketika  fisik  anak  berkembang 
              dengan  baik  maka  anak  dapat  mengembangkan  kemampuan  fisiknya 
              dengan tanpa bantuan orang lain. Perkembangan fisik ini ditandai dengan 
              kemampuan perkembangannya perkembangan motorik baik halus maupun  
              motorik kasar. 
                  Setiap  orang  pasti  mengalami  peristiwa  perkembangan  selama 
              hidupnya. Perkembangan ini meliputi seluruh bagian dengan keadaan yang 
              dimiliki oleh organisme ini, baik yang bersifat nyata maupun yang bersifat 
              abstrak.  Jadi,  peristiwa  perkembangan  itu,  khususnya  perkembangan  
              manusia, tidak hanya tertuju pada aspek psikologis saja, tetapi juga aspek 
              biologis. 
                  Menurut  Ahmad  Susanto  (2011),  proporsi  tubuh  anak  berubah 
              secara drastis, seperti pada tubuh anak usia 3 tahun, rata-rata tinggi anak 
              sekitar 80-90 cm dan beratnya sekitar 10-13 kg. Adapun pada usia 5 tahun, 
              tinggi  anak  mencapai  100-110  cm  pertumbuhan  otak  usia  ini  sudah 
              mencapai  75  %  dari  orang  dewasa,  sedangkan  pada  umur  6  tahun 
              mencapai 90%. (Susanto, 2013) 
                  Perkembangan  fisik  yang  baik  dan  berjalan  sempurna  sesuai 
              dengan  tahapan  usia  nya  tidak  terlepas  dari  makanan-makanan  yang 
              bergizi,  sehingga  dalam  perekembangannya  anak  tidak  mengalami 
              hambatan baik pertumbuhan maupun perkembangan. (Susanto, 2013) 
                  Setiap anak akan melewati tahap tumbuh kembang secara fleksibel 
              dan berkesinambungan. Salah satu tahap tumbuh kembang yang dilalui 
              anak adalah masa prasekolah akhir (4-5 tahun). Pada anak usia 4-5 tahun 
                                                                                                                   9 
                           
                                  perkembangan  yang  paling  menonjol  adalah  keterampilan  motorik. 
                                  Perkembangan  motorik  sangat  berkaitan  erat  dengan  kegiatan  fisik. 
                                  Motorik merupakan perkembangan pengendalian gerakan tubuh melalui 
                                  kegiatan  yang  terkoordinir  antara  susunan  saraf,  otak,  dan  spinal  cord. 
                                  Perkembangan  motorik  terbagi  menjadi  dua  yaitu  motorik  kasar  dan 
                                  motorik  halus.  Motorik  kasar  adalah  aspek  yang  berhubungan  dengan 
                                  pergerakan  dan  sikap  tubuh.  Motorik  halus  adalah  aspek  yang 
                                  berhubungan  dengan  kemampuan  anak  untuk  mengamati  sesuatu, 
                                  melakukan  gerakan  yang  melibatkan  bagian-bagian  tubuh  tertentu  dan 
                                  dilakukan  otot-otot  kecil,  tetapi  memerlukan  koordinasi  yang  cermat 
                                  (Soetjiningsih, 1995). (Yuliansih, 2015) 
                                   a.  Perkembangan Fisik 
                                               Menurut  Sujiono  (dalam  modul  UT,  2010:1.5)  bahwa 
                                       pertumbuhan fisik anak diharapkan dapat terjadi secara optimal karena 
                                       secara  langsung  maupun  tidak  langsung  akan  mempengaruhi  anak 
                                       sehari-hari.   Secara  langsung,  pertumbuhan  fisik  anak  akan 
                                       menentukan  keterampilannya  dalam  bergerak.  Secara  langsung, 
                                       pertunbuhan       dan    perkembangan        fisik/motorik     anak     akan 
                                       mempengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri dan orang lain. 
                                       Menurut Suyanto (2005) perkembangan fisik ditunjukan agar badan 
                                       anak  tumbuh  dengan  baik  sehingga  sehat  dan  kuat  jasmaninya. 
                                       Perkembangan fisik juga ditujukan untuk mengembangkan 5 aspek 
                                       yang  meliputi  :  kekuatan,  ketahana,    kecepatan,  kecekatan,  dan 
                                       keseimbangan.(Suyanto, 2005) 
                                               Dapat  disimpulkan  bahwa  suatu  perkembangan  fisik  yang 
                                       dapat mengembangkan keterampilan dalam bergerak baik kekuatan, 
                                       ketahanan,     kecepatan,      kecekatan     dan     keseimbangan       pada 
                                       pertumbuhan fisik anak. 
                                   b.  Perkembangan Motorik 
                                               Menurut  Hurlock  (2000)  mengatakan  bahwa  perkembangan 
                                       motorik  adalah  perkembangan  gerakan  jasmaniah  melalui  kegiatan 
                                                                                                                          10 
                             
                                          pusat  syaraf,  urat  syaraf,  dan  otot,  otak  yang  terkoordinasi.  jadi, 
                                          perkembangan  motorik  merupakan  perkembangan  pengendalian 
                                          gerakan  tubuh  melalui  kegiatan  yang  terkoordinir  antara  susunan 
                                          saraf, otak, dan spinal cord. Perkembangan motorik terbagi menjadi 
                                          dua yaitu motorik kasar dan motorik halus.(Hurlock, Elizabeth, 2000) 
                                          Perkembangan  fisik  motorik  sangat  penting  dalam  perkembangan 
                                          anak  selanjutnya,  perkembangan  fisik  pada  anak  akan  menentukan 
                                          keterampilan,  perkembangan  motorik  akan  melatih  perkembangan 
                                          geraknya,  untuk  itu  perkembangan  fisik  motorik  sangat  berfungsi 
                                          dalam kegiatan motorik, baik motorik kasar maupun motorik halus 
                                          anak. 
                                                   Dalam aspek perkembangan motorik, tujuan pendidikan anak 
                                          usia  dini  tercantum  dalam  Peraturan  Menteri  Pendidikan  Indonesia 
                                          No. 58 Tahun 2009 ,usia anak 5 – 6 tahun adalah dapat melakukan 
                                          permainan fisik dengan aturan.(Saripudin, 2017) 
                                                   Menurut Sujiono (2009.:14 ) menyatakan tujuan dari motorik 
                                          halus adalah untuk membuat anak bisa berkreasi seperti menggunting, 
                                          menggambar, mewarnai, dan mengayam atau menjahit dari pendapat 
                                          di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan motorik halus pada anak usia 
                                          dini adalah untuk menggerakkan anggota tubuh, terjadinya koordinasi 
                                          antar  mata  dengan  tangan,  dan  membuat  anak  berkreasi  serta 
                                          berekplorasi  terhadap  jari-jemarinya  seperti  menulis,  menggambar, 
                                          menggengam, melukis. (marliza, 2012) 
                                 2. Jenis-jenis perkembangan  motorik anak usia dini 
                                     a.   Motorik kasar 
                                                   Perkembangan  motorik  kasar  merupakan  hal  yang  sangat 
                                          penting, khususnya anak usia dini 5-6 tahun, perkembangan pada anak 
                                          usia dini perlu adanya bimbingan dari guru. Seringkali perkembangan 
                                          motorik  anak  usia  dini  diabaikan,  hal  ini  dikarenakan  belum 
                                          pahamnya mereka bahwa perkembangan motorik menjadikan bagian 
                                          yang  tidak  terpisahkan  dalam  kehidupan  anak  usia  dini.  Selain 
                                                                                                          11 
                          
                                     kegiatan  melatih  motorik  halus,  terdapat  juga  kegiatan  dalam 
                                     mengembangkan keterampilan yang menggunakan motorik kasar/otot 
                                     besar.  Kegiatan  untuk  menggunakan  gerakan-gerakan  bagian  tubuh 
                                     dengan tangkas dan tegas. (Subondo, 2000). 
                                            Perkembangan  motorik  kasar  adalah  suatu  gerakan  yang 
                                     berhubungan dengan otot besar dalam melakukan pengendalian gerak 
                                     tubuh  seperti  gerakan  lokomotor,  nonlokomotor  dan  gerakan 
                                     manipulatif. 
                                     Berikut  ini  adalah  beberapa  tahapan  perkembangan  motorik  kasar 
                                     anak usia dini: 
                                                                    Tabel 2.1  
                                                    Tahapan Kemampuan Motorik Kasar 
                                          Usia                   Kemampuan Motorik Kasar 
                                        Usia 3 – 4        1.  Naik dan turun tangga  
                                          tahun           2.  Melompat dengan dua kaki 
                                                          3.  Melempar bola  
                                        Usia 4 – 6        1.  Melompat 
                                          tahun           2.  Mengendarai sepeda 
                                                          3.  Menangkap bola 
                                                          4.  Bermain olahraga 
                                                              (Susanto, 2011: 34 ) 
                                            Perkembangan motorik kasar anak lebih dulu daripada motorik 
                                     halus, misalnya anak lebih dulu memegang benda-bendayang ukuran 
                                     besar  dari  pada  ukuran  yang  kecil.  Karena  anak  belum  mampu 
                                     mengontrol  gerakan  jari-jari  tangannya  untuk  kemampuan  motorik 
                                     halusnya,  dari  meronce,  menggunting  dan  lain-lain.  Pengembangan 
                                     kemampuan dasar anak akan terlihat  dari  kemampuan  motoriknya, 
                                     sehingga  guru-guru  PAUD  perlu  membantu  mengembangkan 
                                     keterampilan  motoik  anak  dalam  hal  memperkenalkan  dan  melatih 
                                     gerakan  motorik  kasar  anak,  meningkatkan  kemampuan  mengelola, 
                                     mengontrol  gerakan  tubuh    dan  koordinasi,  serta  meningkatkan 
                                     keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang 
Kata-kata yang terdapat di dalam file ini mungkin membantu anda melihat apakah file ini sesuai dengan yang dicari :

...Bab ii kajian teoretik a konsep perkembangan fisik motorik anak usia dini definisi merupakan hal yang menjadi dasar bagi kemajuan berikutnya ketika berkembang dengan baik maka dapat mengembangkan kemampuan fisiknya tanpa bantuan orang lain ini ditandai perkembangannya halus maupun kasar setiap pasti mengalami peristiwa selama hidupnya meliputi seluruh bagian keadaan dimiliki oleh organisme bersifat nyata abstrak jadi itu khususnya manusia tidak hanya tertuju pada aspek psikologis saja tetapi juga biologis menurut ahmad susanto proporsi tubuh berubah secara drastis seperti tahun rata tinggi sekitar cm dan beratnya kg adapun mencapai pertumbuhan otak sudah dari dewasa sedangkan umur berjalan sempurna sesuai tahapan nya terlepas makanan bergizi sehingga dalam perekembangannya hambatan akan melewati tahap tumbuh kembang fleksibel berkesinambungan salah satu dilalui adalah masa prasekolah akhir paling menonjol keterampilan sangat berkaitan erat kegiatan pengendalian gerakan melalui terkoord...

no reviews yet
Please Login to review.